• April 14, 2024
Anggota keluarga penumpang AirAsia menunggu dengan cemas

Anggota keluarga penumpang AirAsia menunggu dengan cemas

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Kerabat penumpang pesawat AirAsia QZ 8501 yang hilang merasa khawatir karena pencarian pesawat tersebut dihentikan pada Minggu malam, 28 Desember.

JAKARTA, Indonesia – Dengan terhentinya pencarian pada Senin malam, dan setelah berjam-jam tidak ada informasi terbaru, keluarga dari 162 penumpang dan awak pesawat jet AirAsia yang hilang pada Minggu dini hari, 28 Desember, semakin merasa lelah.

“Ayah, pulanglah. aku masih membutuhkanmu Bawa ayahku kembali. Ayah, pulanglah, Ayah. Ayah harus ditemukan. Ayah harus pulang,” Angela Anggi Ranastianis, putri pilot Indonesia Irianto, berusia 22 tahun, memposting di akun Path miliknya, seperti dikutip oleh portal berita. liputan6.com.

Irianto sedang mengemudikan penerbangan AirAsia QZ 8501, yang sedang melakukan penerbangan rutin dari Surabaya, Indonesia, ke Singapura ketika hilang pada Minggu pagi.


AirAsia QZ 8501: Informasi Darurat (mulai 14:30 +0800 GMT)

BLOG LANGSUNG: HILANGnya penerbangan AirAsia QZ8501


Pesawat tersebut membawa 155 penumpang, 2 pilot dan 5 awak kabin.

“Terakhir kontak dengan Menara Jakarta. Pilot meminta izin untuk menghindari awan dan terbang hingga ketinggian 38.000 kaki,” kata pejabat Kementerian Perhubungan Indonesia Djoko Murdjatmodjo di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu pagi, beberapa jam setelah pesawat hilang.

“Pesawat dalam kondisi bagus, tapi cuacanya kurang bagus,” tambahnya.

Irianto adalah seorang pilot berpengalaman dengan 6.100 jam terbang di belakangnya. Co-pilotnya, Remi Emmanuel Plesel asal Prancis, memiliki 2.275 jam terbang.

Irianto mempunyai dua orang anak, Angela dan Arya Galih Gegana. Ia berada di Kota Yogyakarta pada pekan lalu untuk menghadiri pemakaman adiknya, menurut sepupunya Aulia Sari.

“Saat mendengar kabar penerbangan AirAsia yang diterbangkan ayahnya, (Angela) histeris,” kata Aulia. postingan blog.

Pesan daring

Anggota keluarga dan teman lainnya melalui media sosial mengatakan bahwa mereka mengenal seseorang di pesawat, atau meminta doa.

Di Bandara Juanda Surabaya, tempat penerbangan QZ 8501 lepas landas sebelum hilang, ratusan anggota keluarga menunggu kabar. Setidaknya 70 penumpang di dalamnya adalah warga Surabaya, kota besar di Indonesia dan pintu gerbang ke Indonesia bagian timur.

Upaya pencarian sempat terhambat cuaca buruk dan terhenti pada pukul 17.30 waktu setempat. Mereka akan melanjutkan lebih awal pada hari Senin 29 Desember. – Rappler.com


Togel Sydney