• April 20, 2024
Apa yang diinginkan anak-anak untuk pemilu

Apa yang diinginkan anak-anak untuk pemilu

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Dengarkan harapan anak-anak di Las Piñas untuk pemilu mendatang

Menjelang pemilu, insiden pertikaian, jual beli suara, dan kekerasan menyebar luas di seluruh negeri.

Meskipun pemilu tahun 2013 mungkin tampak seperti bukti betapa putus asanya negara ini, hal ini juga dapat dilihat sebagai tantangan berkelanjutan yang harus kita atasi.

Sementara seluruh bangsa mencoba memprediksi apa yang akan terjadi pada negaranya setelah pemilu, para “Juan kecil” punya sedikit hal yang ingin mereka katakan.

Saat saya meminta beberapa anak dari Las Piñas untuk melengkapi kalimatnya, “Semoga pemilu kali ini…” (Saya harap pemilu ini…) jawaban mereka penuh dengan kesederhanaan dan kepolosan.

Ingin didengarkan

Meskipun beberapa anak tidak ingin wajahnya terlihat, ada pula yang sangat ingin difoto.

Salah satu dari mereka menyuruh kakak laki-lakinya untuk menulis apa yang ingin dia katakan kepadanya karena dia masih belum bisa menulis.

Kebanyakan dari mereka akan bertanya kepada saya, “Saudari, orang bisa membaca apa yang saya tulisHah?” (Orang-orang akan membaca apa yang saya tulis, bukan?)

Saya berjanji kepada mereka bahwa saya akan menyampaikan pesan mereka.

Banyak orang akan setuju dengan saya ketika saya mengatakan bahwa suara anak-anak tidak bisa berbuat banyak, dan dibutuhkan keajaiban bagi para kandidat untuk mendengarkan mereka.

Kita harus menyadari bahwa ketika suara-suara kecil ini digabungkan, mereka mungkin cukup keras untuk menyerukan perubahan.

Suara kecil, harapan besar

Sekelompok anak-anak masih menulis ketika seorang pengemudi sepeda roda tiga, mungkin berusia akhir 40-an, mendekati kami dan mengangguk, “Tidak peduli itu hilang! Tidak ada yang terjadi.” (Tidak ada gunanya. Tidak akan ada pengaruhnya.)

Salah satu anak langsung merespon dan berkata, “TIDAK!” (Tidak!) sambil menunjukkan permainan yang dia tulis kepada teman-temannya.

Anak-anak mempunyai caranya sendiri dalam memandang dunia. Pandangan mereka sering kali lebih optimis dan percaya diri dibandingkan kenyataan. Dalam optimisme dan kepercayaan diri merekalah kita masih bisa mengobarkan optimisme dan keyakinan kita sendiri.

Apa yang mereka tulis tidak hanya ditujukan kepada para kandidat dan petugas pemilu lainnya, namun juga kepada setiap pemilih.

Memilih orang yang tepat hanyalah langkah pertama. Memastikan mereka memenuhi tugasnya setelah memangku jabatan publik adalah tantangan yang jauh lebih besar.

Merupakan tanggung jawab kita untuk meminta pertanggungjawaban para kandidat terhadap janji-janji mereka.

Sudah saatnya kita menjadikan suara anak-anak ini diperhitungkan melalui suara kita. –Rappler.com

Justine Siscar adalah Duta Rappler. Ikuti dia lebih jauh Twitter untuk pembaruan waktu nyata.

Hk Pools