• February 22, 2024
Arema Cronus vs Sriwijaya FC: Semuanya di kandang sendiri

Arema Cronus vs Sriwijaya FC: Semuanya di kandang sendiri

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Karena kabut asap masih menyelimuti Palembang, Arema Cronus harus menjadi tuan rumah leg pertama semifinal Piala Presiden pada Sabtu 3 Oktober.

JAKARTA, Indonesia – Banyak tim yang menginginkan kesempatan tampil di kandang sendiri kaki Kedua. Tujuannya, sebagai hasil kaki pertama tidak maksimal, mereka bisa bereaksi kaki Kedua.

Tak terkecuali Arema Cronus. Mereka pun berharap pertandingan pertama semifinal Piala Presiden digelar di Palembang. Namun karena aturan promotor, demi kebaikan turnamen dan kesehatan para pemain, tim asal Apple City harus bersabar. Makanya, mereka harus keluar rumah dulu.

Cronus Joko “Getuk” Susilo, pelatih Arema, menyatakan tegas kaki Yang pertama ini seperti sebuah tekad. Singo Edan—sapaan akrab Arema—tak mau menyia-nyiakan jadwal penampilannya di hadapan Aremania, Stadion Kanjuruhan, Malang.

Jika sebelumnya Sriwijaya FC mampu dikalahkan di babak penyisihan grup B dengan skor 3-1, maka kali ini pasukan biru mengusung target lebih besar.

“Kami mengejar gol sebanyak mungkin. Kita tahu Sriwijaya adalah tim yang bagus, tim yang kuat. Tapi kami punya peluang untuk melakukan segalanya dan memastikan jarak kembali dari sini. Jika Anda bisa menang dengan batas tujuan besar,” kata Joko, Sabtu, 3 September.

Namun tak mudah bagi Singo Edan untuk meraih kemenangan melawan Sriwijaya FC. Mereka pasti membaik setelah hasil buruk di babak penyisihan. Selain itu, Arema juga tidak bisa tampil dengan kekuatan utamanya setelah Samsul Arif terkena hukuman akumulasi kartu sehingga absen pada laga ini.

“Kami akan bekerja keras. “Untuk Samsul sudah ada opsi penggantinya,” ujarnya.

Arema menyiapkan Sunarto, Morimakan Koita, Hendro Siswanto, dan Arif Suyono. Keempatnya akan menjadi opsi pengganti, dan baru akan diumumkan sebelum pertandingan nanti.

Dengan materi yang ada dan kekuatan lawan yang sudah diketahui, Getuk memastikan akan mengeksekusi strateginya serangan habis-habisan untuk mewujudkan targetnya meraih kemenangan besar. Nantinya Cristian Gonzales akan dipasangkan bersama Lancine Kone untuk memperkuat daya serang Singo Edan.

Sriwijaya FC mengemban misi balas dendam

Laskar Wong Kito tak mau mengulangi kesalahan untuk kedua kalinya. Sebelumnya mereka optimistis meraih kemenangan, namun malah kebobolan banyak gol dan kalah 1-3.

Untuk itu sang pelatih Benny Dollo menyiapkan strategi tersendiri agar timnya tidak kalah lagi. Ia yakin para pemain telah belajar banyak.

“Kami percaya diri pada pertandingan sebelumnya. Tapi kami melakukannya secara berlebihan dan tampil terlalu terbuka. Itu sebabnya kami harus kalah. “Jangan sampai hal ini terjadi lagi,” ujarnya saat ditanya, Sabtu sore.

Untuk memuluskan rencana tersebut, Bendol sapaan akrabnya akan melakukan perubahan di lini tengah dan depan agar bisa lebih efektif. Menyelesaikan ditingkatkan dan membutuhkan variasi serangan dari tengah.

“Dulu kami cuek, sekarang kami akan memaksimalkan setiap peluang. Bola reaksi Penting juga karena akan banyak hal seperti itu di pertandingan ini, kata Bendol.

Arema Cronus (4-4-2)

Hadiah Besar; Fabiano, Purwaka Yudi, Johan Alfarizie, Hasyim Kipuw; Koita, Siswanto, Dendy Santoso, Arif Suyono; Lancine Kone, Gonzalez.

Pelatih: Joko Susilo

Sriwijaya FC (4-3-3)

Dian Agus; Saiful Indra, Abdoulaye, F. Arianto, Wildansyah; Yu Hyun Koo, Asri Akbar, TA Musafri; Yohannis, Patrich Wanggai, Titus Bonai.

Pelatih: Benny Dollo

—Rappler.com

BACA JUGA:

demo slot pragmatic