• July 17, 2024
CCT dapat digunakan untuk membeli suara, pakar memperingatkan

CCT dapat digunakan untuk membeli suara, pakar memperingatkan

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Untuk mencegah hal ini terjadi, Santiago Levy dari Inter-American Development Bank mengatakan pemerintah harus menerapkan langkah-langkah seperti menangguhkan pendaftaran penerima CCT baru sebelum pemilu.

MANILA, Filipina – Jika masyarakat Filipina tidak waspada, program Bantuan Tunai Bersyarat (BTB) yang dicanangkan pemerintah untuk masyarakat miskin dapat digunakan untuk membeli suara pada pemilu sela tahun 2013, demikian peringatan seorang pakar.

Santiago Levy, Wakil Presiden Bidang dan Pengetahuan Bank Pembangunan Inter-Amerika, mengatakan dalam pertemuan media di kantor pusat Bank Pembangunan Asia di Manila pada hari Jumat, 19 Oktober, bahwa hal ini pernah terjadi sebelumnya di Amerika Latin.

“Hal ini tidak selalu berhasil di semua negara di Amerika Latin. Pemerintah tergoda untuk memanipulasi dan pemerintah terkadang rentan terhadap perilaku serupa dan satu-satunya penyeimbang yang dapat Anda lakukan adalah, sekali lagi, semoga legislatif yang kuat, pers yang kuat, dan banyak informasi,” kata Levy.

Untuk mencegah hal ini terjadi di Filipina, Levy mengatakan pemerintah harus menjajaki langkah-langkah seperti menangguhkan pendaftaran penerima CCT baru 6 bulan sebelum pemilu.

Hal ini juga akan membantu, kata Levy, untuk meyakinkan masyarakat miskin bahwa mereka berhak menerima manfaat program ini, apapun kecenderungan politik mereka.

“Di Meksiko misalnya, waktu saya di pemerintahan, kami menyebarkan informasi ke rumah tangga, itu saja. (Kami memberi tahu mereka) partisipasi Anda dalam program ini dijamin, Anda tidak diwajibkan untuk menghadiri rapat umum politik apa pun, Anda tidak diwajibkan untuk berpartisipasi dalam pertemuan politik apa pun atau memilih siapa pun,” kata Levy.

Keluarga miskin yang mengikuti program CCT harus menyekolahkan anaknya dan menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Perlunya evaluasi berkala

Levy mengatakan bahwa salah satu cara untuk mengatasi inefisiensi program CCT di seluruh dunia adalah dengan melakukan evaluasi secara berkala. Hal ini dapat membantu menyelesaikan masalah penargetan yang sering kali menyebabkan kebocoran.

Ia mengatakan kebocoran seperti ini terjadi bahkan di Meksiko, Brasil, dan Kolombia – negara-negara yang sejauh ini memiliki program CCT terbaik di dunia.

Pakar tersebut mengatakan bahwa program-program di negara-negara tersebut tidak sempurna, namun telah meningkat secara signifikan selama bertahun-tahun. Mexica memulai program CCT pada tahun 1997, Brazil pada tahun 2003 dan Kolombia pada tahun 2000. Ia menghubungkan kemajuan ini dengan evaluasi program secara berkala selama periode pelaksanaannya.

Levy mengatakan negara-negara di Amerika Latin memiliki tingkat kebocoran rata-rata sebesar 30%. Artinya, 70% manfaat diberikan kepada rumah tangga “miskin dan sangat miskin”, sedangkan sisanya diterima oleh rumah tangga “kurang miskin” yang berada pada kisaran desil pendapatan.

“Masih ada sebagian keluarga yang membutuhkan (CCT) yang tidak mendapatkannya dan masih ada sebagian keluarga yang mendapatkan namun tidak membutuhkan. Tapi lewat evaluasi bisa diukur dan dikatakan baik, 80% penerima memang miskin, 20% tidak miskin, ada kebocoran di sana dan kita harus berusaha memperbaikinya,” kata Levy.

Bukan obat mujarab untuk kemiskinan

Hal penting yang perlu diingat tentang CCT, kata Levy, adalah bahwa CCT tidak boleh menjadi satu-satunya program pengentasan kemiskinan yang dilakukan pemerintah. Ia mengatakan, meskipun pemerintah memberikan bantuan CCT kepada masyarakat miskin, namun sektor pendidikan dan kesehatan bermasalah, hal tersebut tetap tidak akan mampu mengurangi kemiskinan.

Levy mengatakan, pemerintah harus memastikan tersedia ruang kelas, buku, dan guru di sekolah. Di bidang kesehatan, ia mengatakan pemerintah harus memastikan bahwa klinik kesehatan memiliki perawat dan tersedia cukup pasokan medis dan obat-obatan.

Ia menambahkan, pemerintah juga harus memastikan ketersediaan lapangan kerja yang cukup untuk menampung pendatang baru dalam angkatan kerja. Levy mengatakan tanpa ketersediaan lapangan kerja, CCT tidak akan mampu mengurangi kemiskinan. – Rappler.com

Togel Sydney