• July 24, 2024
Indonesia bungkus: 1 Juli 2015

Indonesia bungkus: 1 Juli 2015

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Indonesia berduka atas meninggalnya puluhan personel TNI dan warga dalam kecelakaan pesawat Hercules di Medan.

JAKARTA, Indonesia – Kesedihan atas jatuhnya pesawat Hercules di Medan menjadi berita utama media di Indonesia pada Selasa, 30 Juni. Berita penting lainnya terkait kontroversi pencalonan mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso sebagai Kepala BIN dan berlakunya kebijakan baru pembatasan penghasilan tidak kena pajak (PTKP) pada 1 Juli mendatang.

Di Jakarta, Ahok meluncurkan portal data pemerintah untuk mendukung keterbukaan informasi. Dari luar negeri, Justin Bieber berkolaborasi dengan duo Jack Ü dalam lagu “Where Are Ü Now”. Klip video tersedia

Sedikitnya 49 korban jatuhnya pesawat Hercules di Medan telah ditemukan tewas

Kepala Staf TNI AU Agus Supriatna mengatakan, sebanyak 49 jenazah berhasil ditemukan dari total 113 penumpang yang berada di dalam pesawat. tampak Pesawat Hercules yang jatuh di Medan pada Selasa 30 Juni.

Penumpang yang ditemukan sebanyak 49 orang, kata Agus saat diwawancarai Metro TV. “Jumlah penumpang tampak 101. Jadi totalnya 113 termasuk kru.”

Agus mengatakan tidak ada satu pun penumpang yang selamat. Informasi lebih lanjut mengenai kecelakaan ini ada di Rappler.com

Mantan Gubernur Jakarta Sutiyoso lolos pengujian yang sesuai dan tepat DPR menjadi Kepala BIN

Langkah mantan Pangdam Jaya dan mantan Gubernur Jakarta Sutiyoso untuk mendapatkan jabatan sebagai Kepala BIN semakin mulus. Selasa, 30 Juni, Komisi I secara bulat menyetujui dan mendukung pencalonan penggagas TransJakarta itu sebagai Kepala BIN.

“Komisi I DPR memutuskan kepada Letjen. (Purn) Sutiyoso yang diusulkan presiden sebagai calon kepala BIN dan pertimbangan komisi I akan segera kami laporkan kepada pimpinan DPR untuk dibawa ke forum paripurna. untuk konfirmasi. Keputusan Komisi I menjadi keputusan DPR, Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq, seperti dikutip media.

Namun pencalonannya masih terganjal karena masih belum jelasnya status hukumnya terkait penyerangan markas Partai Demokrat Indonesia pada 27 Juli 1996. Berita terkait persetujuan DPR bisa dibaca di sini, sedangkan terkait kasus hukumnya ada di sini.

Saat ini, penghasilan di bawah Rp36 juta per tahun tidak dikenakan pajak

Mata uang berbagai negara Asia di bawah kalkulator.  Foto oleh David Chang/EPA

Mulai 1 Juli 2015, pemerintah mulai menerapkan peraturan baru mengenai penghasilan tidak kena pajak. Dari sebelumnya Rp 24 juta per tahun, batas penghasilan tidak kena pajak menjadi Rp 36 juta per tahun. Peraturan ini telah disetujui DPR pada 25 Juni lalu.

“Mulai 1 Juli 2015, perusahaan akan memotong gaji pegawainya sesuai dengan ketentuan PTKP baru,” kata Sigit Priadi, Direktur Jenderal Pajak.

Ada 3 pertimbangan pemerintah menaikkan PTKP, yaitu karena perlambatan perekonomian, untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan menyesuaikan dengan kenaikan upah minimum. Baca beritanya di sini dan analisanya di sini.

Ahok Luncurkan Portal Data Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama.  Foto oleh Adek Berry/AFP

Gubernur Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama meluncurkan portal data terbuka pemerintah Jakarta: data.jakarta.go.id.

“Saya memikirkan Negara maju dan kita pun sama. Bedanya hanya satu, kita kalah dalam hal keterbukaan informasi. Itu sebabnya kami meresmikan portal tersebut data terbuka Wilayah Jakarta,” kata Ahok saat meresmikan portal tersebut.

“Semua data yang kami miliki tersembunyi meskipun bermanfaat bagi perkembangan kota dan masyarakat. Bahkan jika kamu memilikinya, TIDAK membaca Benar-benar TIDAK Itu bagus menyesuaikan data.”

Baca berita selengkapnya Di Sini.

Justin Bieber, Jack Ü merilis video “Where Are Ü Now”

    Tangkapan layar dari YouTube

Justin Bieber berkolaborasi dengan duo Jack Ü dalam lagu berjudul “Where Are Ü Now” — dan kini video musiknya hadir untuk Anda! Jack Ü adalah duo yang terdiri dari DJ dan produser Skrillex dan Diplo.

“Kami sangat terharu secara positif dengan kesuksesan “Where Are Ü Now” bersama Justin Bieber. “Dengan video ini, kami hanya ingin membawa (lagu) kembali ke awal rekaman dan membuat lagu kebangsaan untuk para penggemar kami. , ” tulis Jack Ü dalam deskripsi video. Videonya dapat dilihat di Rappler.com.

Dapatkan bungkus di email Anda

game slot pragmatic maxwin