• April 15, 2024
Jokowi menginstruksikan untuk mengevakuasi korban bencana asap

Jokowi menginstruksikan untuk mengevakuasi korban bencana asap

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Pemerintah menyiapkan kantor bupati dan kapal bagi calon pengungsi

JAKARTA, Indonesia—Presiden Joko “Jokowi” Widodo telah menginstruksikan kementerian dan lembaga terkait untuk segera mengevakuasi korban bencana kabut asap. Evakuasi harus dilakukan secara masif, terutama terhadap anak-anak dan bayi.

“Saya kira prosesnya akan segera dilakukan dan saya sudah instruksikan agar penanganan kebakaran dan dampak asapnya dilakukan secara masif. “Semua kementerian harus konsentrasi dan turun ke lapangan, terutama yang berkaitan dengan anak dan bayi,” kata Jokowi.

Evakuasi dapat dimulai melalui kantor petugas wilayah.

Mungkin bisa di kantor bupati atau di kantor lain yang khusus diperuntukkan bagi bayi dan anak, kata Jokowi.

Jokowi menambahkan, kesehatan korban bencana juga harus diperhatikan. Presiden secara khusus meminta Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menggerakkan pihak swasta dan BUMN untuk terlibat.

“Saya pikir ini harus mulai terjadi. “Baik yang berkaitan dengan ISPA, (masalah kesehatan lainnya), dampak asap ini,” ujarnya.

Sementara di bidang pendidikan, Jokowi meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan memantau langsung persiapan UN.

“Jalan keluarnya harus dipersiapkan dengan baik. Sekolah juga tahu, siswa juga tahu, sehingga tenang juga dalam mempersiapkan kegiatan belajar mengajar,” ujarnya.

Korban anak terus meningkat

Berdasarkan catatan Rappler, pada awal Oktober lalu, saat asap mulai menyelimuti langit Sumatera dan Kalimantan, sudah ada laporan 18 bayi dirawat di RSUD di Riau.

“Sampai saat ini RSUD telah merawat puluhan anak dan bayi korban kebakaran hutan dan lahan,” kata Kepala Bidang PMK Dinas Kesehatan Kuantan Singingi Detri Elvira seperti dikutip. Di antara.

Beberapa anak di Riau juga diduga tewas akibat kabut asap, seperti Muhanum Anggriawati, 12 tahun, yang meninggal pada 19 September, dan Ramadhani Lutfi Aeril, 9 tahun.

Luhut mengoordinasikan kebakaran hutan

Jokowi pun memutuskan tidak mencantumkan nama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan dalam daftar rombongan lawatannya ke Amerika Serikat.

Presiden akan mengunjungi Amerika Serikat pada 25 Oktober hingga 29 Oktober, didampingi beberapa menteri dari kabinet kerja.

“Presiden memutuskan untuk meningkatkan pengendalian karhutla di bawah koordinasi Menko Polhukam, sehingga Menko Polhukam yang harus bersiap berangkat ke Amerika. tidak bisa pergi,” kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Sebagai gantinya, Luhut akan terbang ke Kalimantan pada Sabtu 24 Oktober untuk meninjau langsung lapangan.

Luhut memastikan dirinya tidak akan ke Amerika, melainkan akan turun ke lapangan besok. Langkah pertama yang akan dilakukannya, salah satunya adalah persiapan tempat pengungsian sementara.

“Kami sudah menyiapkan kapal perang dan Pelni (kapal nasional Indonesia) sehingga bila diperlukan akan dijadikan tempat pengungsian di daerah tertentu, di Sumatera dan Kalimantan,” ujarnya. —Rappler.com

BACA JUGA

slot online gratis