• May 28, 2024
Lima aktivitas liburan menarik di Pantai Sanur

Lima aktivitas liburan menarik di Pantai Sanur

Berbagai aktivitas menarik bisa dinikmati di Pantai Sanur. Tak hanya bisa menyaksikan indahnya langit saat matahari terbit, pengunjung juga bisa mendayung kano, membenamkan diri di pasir hangat, bersepeda menyusuri pantai, hingga menyantap nasi campur khas Bali.

DENPASAR, Indonesia – Jika Anda menikmati pemandangan matahari terbit dari tepi pantai, Sanur bisa menjadi pilihan liburan Anda selanjutnya. Pantai yang terletak di bagian paling timur Pulau Bali ini dikenal dengan sebutan pantai matahari terbit karena pemandangannya menawan di pagi hari saat matahari mulai terbit.

Jika kunjungan anda bertepatan dengan tanggal 12 April 2015, ada festival untuk wisatawan di Pantai Mertasari. Tak hanya menampilkan aktivitas budaya lokal, pengunjung bisa menikmati berbagai macam makanan.

Aktivitas apa saja yang bisa dilakukan di Sanur?

1. Tunggu hingga matahari terbit

Menikmati pagi hari di Bali berarti beraktivitas di Pantai Sanur. Pantai ini dikenal sebagai pusat pagi hari di Bali. Tak hanya menyuguhkan pemandangan matahari yang perlahan mulai merangkak naik mulai pukul 06.20 WITA, wisatawan juga bisa menyaksikan aktivitas nelayan dan aktivitas spiritual masyarakat.

Dimana tempat terbaik di Sanur?

Jika ingin berfoto keren, cobalah ke Bale Bengong di dua titik, Sanur Tengah di utara dan Mertasari di selatan. Foto matahari terbit di Sanur semakin indah jika siluet balbengong masuk ke dalam bingkai.

Kapan waktu terbaik untuk pergi?

Jangan datang pada musim hujan karena mendung dan hujan akan membuat Anda lebih nyaman berada di kamar hotel. Pada bulan Maret cuacanya lebih baik. Namun waktu terbaik adalah antara bulan Juni hingga Agustus.

2. Berenang, berendam di air dangkal dan mengubur diri di pasir

Kontur pantai Sanur yang relatif dangkal membuatnya aman untuk berenang. Saat air pasang pun, ketinggian air hanya mencapai dada orang dewasa.

Jika Anda bukan seorang perenang, berendam saja juga menyenangkan. Air dan pasir putihnya bersih, tidak ada karang atau bebatuan tajam.

Bagi warga sekitar, tempat ini sering digunakan untuk mandi. Seperti di Banyupinaruh, sehari setelah hari Saraswati, umat Hindu akan memenuhi pantai untuk membersihkan diri. Tempat favorit untuk berenang biasanya Sanur Tengah, Pantai Segara, Pantai Sindhu dan Pantai Mertasari.

Tidak ingin basah? Tidak masalah. Anda bisa duduk di pinggirnya dan membuat istana pasir dengan pasir yang lembut dan bersih. Bahkan, ada juga yang tidur dan mengubur tubuhnya di pasir agar tetap hangat dan demi kesehatan.

3. Mendayung kano

Foto oleh Anton Muhajir/Rappler

Jika ingin aktivitas yang lebih berat seperti olahraga air, dengan Rp 20.000 Anda bisa naik kano dengan aman sepuasnya. Arusnya tidak kuat dan ombaknya sangat kecil.

Dari pinggir pantai hingga jarak sekitar 300 meter ke tengah, pantainya datar. Setelah itu baru unduh yang membentuk semacam tebing di tengah laut. Ombak besar di Sanur akan pecah ketika sampai di titik tersebut unduh Ini. Hanya riak-riak kecil yang tersisa ketika sampai di bibir pantai tempat orang mandi.

Sembari mengayuh sampan, Anda bisa melihat ke bawah dan menikmati pemandangan padang lamun atau kehidupan bawah laut melalui airnya yang jernih.

Namun hati-hati, jangan sampai menabrak orang yang sedang berenang.

4. Bersepeda di pantai

Foto oleh Anton Muhajir/Rappler

Meski tidak ada jalur khusus sepeda, Anda bisa bersepeda di trotoar sepanjang pantai yang membentang dari ujung utara hingga selatan.

Saat bersepeda dari ujung ke ujung, Anda bisa menikmati pemandangan pantai, menyaksikan perahu di kejauhan, taman, hotel atau bahkan mampir untuk berbelanja di pasar. Jika lelah, mampir saja dan istirahat di tepi pantai. Jangan lupa, utamakan pejalan kaki.

Waktu terbaik untuk bersepeda adalah pagi atau sore hari. Penduduk setempat menyewa sepeda dengan tarif mulai dari Rp10.000 hingga Rp20.000 per jam.

5. Makan sop ikan atau nasi campur ayam bali
Foto oleh Anton Muhajir/Rappler

Bosan beraktivitas? Anda bisa memulai wisata kuliner. Ada dua tempat paling legendaris di Sanur yaitu Warung Mak Beng dan Made Weti.

Warung Mak Beng yang terletak di Sanur Tengah, Jalan Hang Tuah, hanya menawarkan dua menu: sop ikan dan ikan goreng. Tempat ini ramai tidak hanya oleh pengunjung biasa, tapi juga oleh para pejabat dan artis. Jam buka antara pukul 9.00 WITA hingga 17.00 WITA.

Jika tidak terburu-buru, Made Weti menyajikan menu tunggal: nasi bali campur ayam. Isinya nasi disertai suwiran ayam, sambal dan aneka sayuran. Namun waktu tunggunya lama, bisa sampai 45 menit. Made Weti terletak di Jalan Pantai Segara, buka mulai pukul 07.00 hingga 11.00 WITA.

Tidak ingin makan berat? Cobalah lumpia Sanur yang dijual di sepanjang pantai. Dengan harga Rp 5.000 untuk seporsi lumpia dan tempe goreng, Anda bisa duduk santai menikmati Sanur, pagi dunia. — Rappler.com

Pengeluaran SDY