• April 19, 2024
10 tahun pasca tsunami, Aceh mengadakan lomba doa dan lari

10 tahun pasca tsunami, Aceh mengadakan lomba doa dan lari

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Tiga puluh enam perwakilan negara sahabat akan datang dan mengikuti berbagai kegiatan yang disiapkan Pemerintah Provinsi Aceh.

BANDA ACEH, Indonesia – Peringatan sepuluh tahun bencana tsunami akan digelar berbeda dari biasanya. Masyarakat Aceh akan menjadi sorotan negara dan dunia.

Tiga puluh enam perwakilan negara sahabat akan datang dan mengikuti berbagai kegiatan yang disiapkan Pemerintah Provinsi Aceh, termasuk Presiden Joko Widodo yang juga akan menghadiri peringatan tersebut.

Gubernur Aceh Zaini Abdullah dalam jumpa pers, Senin (22/12), mengatakan puncak peringatan 10 tahun bencana tsunami akan dipusatkan di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh pada Jumat, 26 Desember.

Bidang ini juga dikenal sebagai Terima kasih kepada Taman Dunia. Sebuah monumen berbentuk gelombang laut dibangun di tempat itu. Di sebelah monumen terdapat korban tewas lebih dari 170.000 warga Aceh dan data kerusakan akibat tsunami.

Di sekitar lapangan ada melacak berlari dan memasang puluhan kepala perahu berbendera seluruh tanah air, yang turut terlibat membantu Aceh dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Zaini menambahkan, selain acara puncak, Pemprov Aceh juga akan menggelar berbagai kegiatan di Museum Tsunami dan Masjid Raya Baiturrahman. Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, 25-28 Desember.

Pada Kamis malam, 25 Desember 2014, diadakan salat dan tausiyah keagamaan di Masjid Raya Baiturrahman, masjid bersejarah kebanggaan masyarakat Aceh yang terletak di pusat kota Banda Aceh. Sekitar 7.000 warga Aceh diperkirakan akan menghadiri kegiatan yang dipimpin Ali Jaber, ulama kelahiran Madinah yang berdomisili di Jakarta.

Pada puncak peringatan 10 tahun bencana tsunami keesokan harinya, Presiden Jokowi dan perwakilan negara sahabat akan menyampaikan pidato yang dilanjutkan dengan doa dan tausiyah, kata Zaini.

Ia menambahkan, pemerintah Aceh juga akan memberikan penghargaan sebagai ucapan terima kasih kepada seluruh negara, lembaga donor, serta lembaga swadaya masyarakat (LSM) nasional dan internasional yang telah membantu Aceh.

Selain dua agenda utama tersebut, peringatan 10 tahun tsunami juga diisi dengan berbagai kegiatan lain seperti pameran tentang bencana, pameran foto, seni kreatif dari Aceh dan dunia, pemutaran film dokumenter tsunami dan lomba lari 10 kilometer.

“Sampai saat ini sudah ada 36 negara sahabat yang menyatakan akan hadir. “Selain itu, juga akan hadir 33 organisasi internasional,” kata Zaini seraya menyebutkan 44 lembaga donor internasional, nasional dan lokal serta LSM akan berpartisipasi dalam pameran kebencanaan tersebut.

“Malam seni Aceh pada tanggal 26 dan 27 Desember ini merupakan bentuk apresiasi masyarakat Aceh kepada dunia dunia yang turut membantu membangun kembali daerah ini. “Kesenian Aceh ini nantinya akan ditampilkan oleh kelompok seniman dari dalam dan luar negeri.”

Ia menambahkan, lomba lari 10 kilometer pada tanggal 28 Desember mempunyai makna sebagai simbol harapan terhadap semangat kebebasan umat manusia. Para peserta yang berjumlah lebih dari 3.000 orang ini diharapkan dapat memahami upaya rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh karena akan menyusuri wilayah yang terkena dampak tsunami. – Rappler.com

judi bola terpercaya