• May 19, 2024
Akankah Ledakan di Palawan Mempengaruhi Pariwisata?

Akankah Ledakan di Palawan Mempengaruhi Pariwisata?

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Para pelaku bisnis khawatir akan reaksi balasan dari para wisatawan setelah ledakan simultan melanda 2 kawasan wisata populer

MANILA, Filipina – Dunia usaha khawatir akan dampak buruk dari calon wisatawan setelah ledakan yang terjadi secara bersamaan melanda 2 tempat wisata paling terkenal di Palawan, El Nido dan Puerto Princesa pada hari Kamis, 5 April.

Puerto Princesa-Sabang, El Nido dan Coron adalah tujuan wisata paling terkenal di provinsi ini dan dapat dianggap sebagai tempat terbaik untuk dijadikan sasaran guna menarik perhatian nasional dan internasional. Namun militer mengesampingkan keterlibatan Abu Sayyaf, yang sebelumnya dikaitkan dengan kegiatan terorisme dan penculikan di Palawan.

Bidik gambar yang sempurna

Mantan Walikota El Nido Leonor Corral menjelaskan, sebagian besar wisatawan baru saja kembali dari wisata island hopping, aktivitas utama di El Nido, ketika ledakan pertama terjadi di pantai sekitar pukul 17.30.

Bahan peledak tersebut ditempatkan di tempat sampah di depan Entalula Cottages, sebuah akomodasi tepi pantai kecil dengan harga menengah di bagian utara kota.

TANDA PANTAI.  Ledakan sampah terjadi di luar hotel di El Nido ini.  Foto milik penduduk setempat Engr.  Manuel Acosta

Seorang pelayan yang sedang membersihkan bagian depan hotel Entalula mengalami luka di lengannya akibat ledakan tersebut.

El Nido tidak memiliki rumah sakit sendiri dan klinik tersebut tidak memiliki fasilitas untuk menangani kecelakaan besar, sehingga majikannya, Henry Fernandez, membawa pembantu tersebut dalam perjalanan 6 jam ke Puerto Princesa dengan menggunakan van pribadi.

Ibu kota Palawan, kota wisata Puerto Princesa yang sedang berkembang pesat, dilanda ledakan sekitar 10 menit setelah ledakan di El Nido.

Sungai bawah tanah Puerto Princesa yang spektakuler, yang mengalir di bawah tebing batu kapur dan bermuara di laut, menempatkan Palawan di peta wisata internasional setelah menjadi salah satu tujuan wisata terbesar di dunia. Situs Warisan Dunia oleh Unesco.

Baru-baru ini kawasan ini juga diakui sebagai salah satu dari “7 Keajaiban Alam Baru” di dunia.

KEAJAIBAN BAWAH TANAH.  Sungai ini unik karena mengalir di bawah tanah hampir sepanjang keseluruhannya.  Dikenal sebagai salah satu sungai bawah tanah terpanjang di dunia.  Foto milik Anton Diaz dan www.ourawesomeplanet.com.

Taman nasional ini diperkirakan akan meningkatkan pengunjung sebesar 20% dibandingkan tahun 2011. Jumlah pengunjungnya mencapai 625.000 tahun ini, menurut sebuah artikel di jurnal tersebut. Penanya. Negara kota tersebut memproyeksikan bahwa pariwisata akan meningkat hingga hampir 2 juta pengunjung per tahun pada tahun 2016, kata laporan itu.

Bahan peledak di ibu kota disembunyikan di dalam sekantong beras, dekat terminal bus dan pompa bensin. Polisi mengatakan seorang pengemudi sepeda roda tiga dan penumpangnya terluka. Sebanyak 3 orang dilaporkan terluka dalam laporan awal.

Insiden pengeboman ini adalah yang pertama terjadi di El Nido, kata seorang pendeta setempat di sana yang meminta masyarakat untuk berdoa bagi perdamaian dalam doa Pekan Suci mereka.

Dampak jangka panjang terhadap pariwisata masih belum diketahui

Sehari setelah ledakan, pejabat pariwisata El Nido Arvin Aquino belum bisa mengatakan dampak apa yang akan terjadi, dan menjelaskan bahwa mereka harus menghitung pembatalan reservasi sepanjang tahun.

Bom-bom tersebut meledak selama Pekan Suci, sebuah periode yang sangat sibuk bagi pariwisata karena banyak orang meninggalkan kota untuk menghabiskan liburan di provinsi-provinsi.

Ledakan tersebut terjadi saat puncak musim pariwisata, yang berlangsung dari November hingga Juni.

Romelyn Casumpang, pengelola logistik perjalanan wisata dan kru film, khawatir dengan dampak bom terhadap pariwisata. “Kami mengharapkan kelompok besar minggu depan. Saya harap mereka tetap datang meskipun ada berita ini. Ini adalah tempat yang damai,” katanya.

Seperti para pebisnis lainnya di daerah tersebut, dia memperkirakan akan terjadi lonjakan wisatawan dan merasa terganggu dengan berita ledakan tersebut. “Saya harap kami tidak melakukan pembatalan. Saya sudah berinvestasi perahu pada musim panas ini untuk kedatangan wisatawan,” kata Casumpang.

“Survivor Sweden” saat ini sedang menjalani minggu pertama syuting di pulau Pasandigan, yang jauh dari tujuan wisata pulau biasanya. Serial ini juga hadir di pulau itu tahun lalu dan Casumpang bersiap untuk syuting kedua yang sukses.

“Survivor ini sangat penting untuk penghasilan saya tahun ini. Dia berkata, “Mereka tinggal di sini selama sebulan dan saya ditugaskan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Saya harap mereka tidak membatalkan karena insiden kecil ini.” Witu laporan dari Lala Rimando Rappler.com

Data SDY