• April 23, 2024
Ayala, kelompok Lucio Tan berbicara untuk menciptakan bank PH teratas

Ayala, kelompok Lucio Tan berbicara untuk menciptakan bank PH teratas

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Bank of the Philippines milik Grup Ayala membenarkan laporan surat kabar bahwa pihaknya sedang melakukan pembicaraan dengan Lucio Tan Group untuk mendapatkan saham mayoritas di Philippine National Bank

MANILA, Filipina (PEMBARUAN ke-2) – Bank Kepulauan Filipina (BPI) milik Grup Ayala telah mengonfirmasi laporan bahwa pihaknya sedang melakukan pembicaraan dengan Grup Lucio Tan mengenai kesepakatan yang berpotensi menciptakan lembaga keuangan terbesar di negara tersebut.

Kedua kelompok itu mengungkapkan pada Rabu, 21 November, negosiasi mengenai kemungkinan akuisisi saham mayoritas di Philippine National Bank (PNB) oleh BPI.

Perdagangan di kedua bank tersebut ditangguhkan pada hari itu.

“Kami mengonfirmasi diskusi dengan Lucio Tan Group dan kami akan melakukan keterbukaan yang sesuai dengan aturan PSE,” kata BPI dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Filipina (PSE).

Dalam pengumuman terpisah, PNB mengatakan pengungkapan rincian kesepakatan dapat dilakukan dalam waktu satu hari.

“Kami akan melakukan pengungkapan yang sesuai dalam waktu satu hari setelah kami memperoleh persetujuan dewan yang diperlukan,” katanya.

Laporan Reuters yang mengutip sumber perbankan mengatakan kesepakatan antara dua konglomerat terbesar di negara itu melibatkan pertukaran saham yang akan memberi Lucio Tan 20% BPI.

Kesepakatan itu bisa menghasilkan entitas gabungan yang akan menggeser Banco de Oro Unibank, yang dimiliki oleh orang terkaya di negara itu, Henry Sy, sebagai bank dengan aset terbesar di negara itu.

BPI adalah pemberi pinjaman terbesar ketiga di Filipina, dengan aset sebesar P842,6 miliar pada akhir tahun 2011, sementara aset PNB mencapai P316,3 miliar.

Penggabungan antara keduanya akan menghasilkan aset gabungan sebesar P1,56 triliun, sedikit lebih tinggi dari P1,1 triliun BDO pada akhir tahun 2011.

Laporan Philippine Daily Inquirer yang mengutip sumber kesepakatan BPI-PNB juga mengatakan bahwa Lucio Tan Group sedang mempertimbangkan kemungkinan merger dengan Metropolitan Bank & Trust Co. yang dipimpin George Ty. (Metrobank) diselidiki.

Namun Metrobank juga membantahnya dalam keterbukaan informasi, Rabu.

“Metrobank menyangkal menjajaki kemungkinan merger dengan PNB,” kata bank yang dipimpin Ty tersebut.

Penggabungan PNB-Bank Sekutu

Pembicaraan BPI-PNB terjadi ketika Lucio Tan Group berupaya agar merger yang telah lama tertunda antara PNB dan unit lain, Allied Banking Corp., disetujui.

Kedua cabang perbankan milik taipan Lucio Tan akan bergabung melalui pertukaran saham-untuk-saham yang disetujui oleh Bangko Sentral ng Pilipinas pada bulan Agustus.

Persetujuan BSP adalah bagian dari serangkaian persetujuan peraturan di dalam dan luar negeri yang harus diperoleh bank-bank tersebut sebelum merger dapat dilakukan.

PNB mengatakan dalam pengungkapannya pada hari Rabu bahwa “Otoritas Moneter Hong Kong telah memberikan persetujuannya bagi PNB untuk menjadi pemegang saham mayoritas pengendali Allied Bank.”

Dikatakan bahwa pihaknya sekarang hanya menunggu persetujuan dari regulator di Inggris, tempat PNB beroperasi, dan Komisi Sekuritas dan Bursa Filipina. – Rappler.com, dengan laporan dari Agence France-Presse

SDy Hari Ini