• May 23, 2024
Bubur ayam pedas di Jakarta

Bubur ayam pedas di Jakarta

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Bubur sudah tidak ada lagi di menu sarapan. Bubur ayam enak di Jakarta banyak yang buka malam hari, bahkan buka seharian penuh

Bubur ayam bukan sekadar nasi yang dimasak hingga empuk dan ditaburi kacang tanah, bawang goreng, seledri, dan ayam. Di Jakarta, tersedia berbagai jenis bubur ayam dari berbagai daerah. Asal daerah ini membedakan topping, sambal dan rasanya.

Ini dia bubur ayam paling enak di Jakarta:

1. Bubur Ayam Sukabumi

Bubur Ayam Sukabumi yang sudah buka puluhan tahun ini terkenal dengan topping ayam, kue, dan telur setengah matang yang melimpah di atas bubur hangat yang nikmat. Jika Anda tidak menyukai bubur spesial dengan telur, Anda bisa memilih menu lain seperti bubur dengan tambahan stik keju . Harganya pun tidak terlalu mahal, mulai dari Rp 10.000,- Lokasinya di Jalan Tebet Barat Raya, sebelah Seven Eleven, tak jauh dari Cheesecake Factory.

Kekurangan tempat ini: parkirnya sulit.

2. Bubur Ayam Tanjung

Sepeda, sepeda motor, dan mobil mengantre panjang pada Sabtu atau Minggu pagi di kawasan perumahan elit di Jalan Tanjung, Menteng. Penyebabnya adalah H. Jewo Hoenderpap atau dikenal dengan nama Tanjung Hoenderpap. Meski menggunakan gerobak, namun bubur ini terkenal dengan jumlah potongan ayamnya yang banyak. Bubur ini tidak menggunakan kuah, namun rasa gurihnya sangat terasa. Kalau kurang mengenyangkan bisa ditambah sambal hati lambung.

Sebelum menjadi presiden, Jokowi pernah sarapan di sini setelah bersepeda. Ini juga merupakan stempel yang dianut oleh keluarga mantan Presiden Soeharto. Dulunya berjualan di pinggir jalan, kini pap tersebut beralih berjualan di pekarangan rumah Bambang Trihatmodjo yang terletak di jalan yang sama karena dilarang Kepala Desa Susan Jasmine.

Kekurangan: harganya di atas rata-rata. Tahun 2014 harganya Rp 17 ribu

3. Bubur Ayam Cikini

Telur ayam kampung setengah matang dan rasa jahe yang kuat menjadi ciri khas bubur Cirebon yang terletak di dekat Stasiun Cikini. Nama aslinya adalah Bubur Cikini HR Sulaiman Cirebon, namun orang sering menyebutnya Bubur Cikini, atau Burcik. Telur ayam kampung yang digunakan setengah matang tambahan bubur Buburnya disajikan polos, pengunjung menambahkan sendiri merica, kecap manis, garam, dan kecap.

Harga setengah porsinya sekitar Rp 15 ribu, satu porsi Rp 18 ribu.

4. Bubur Ayam Tatang

Yang membedakan Bubur Ayam Tatang adalah rasa gurih yang dihasilkan dari ayam jantan muda. Ayam kampung jantan atau ayam jago ini selain dijadikan kaldu untuk memasak bubur, juga digunakan untuk suwir ayam, ayamnya padat sehingga kalau ditaruh terbalik di mangkok tetap tidak tumpah. Lokasinya berada di pertigaan Rawa Belong. Buka setelah jam 6 sore. Harganya berkisar Rp 17 – 30 ribu.

Kontra: Harus sabar, antriannya panjang

5. Bubur Ayam Senopati

Bubur Ayam Senopati berisi kuah kari. Suwiran ayam kampungnya renyah sehingga nikmat disantap bersama bubur panas, ditemani kacang kedelai, dan topping lainnya. Lokasinya di Jalan Senopati, dekat SCBD. Harga Rp 10.000

6. Bubur Kamseng

Tak hanya bubur ayam, restoran bubur Cina yang buka 24 jam ini juga menyediakan bubur makanan laut dan bubur daging sapi. Teksturnya sangat halus dan tidak terlalu kental. Pengunjung bisa memilih telur pitan, biskuit pangsit, atau kue sebagai pendamping bubur panas. Restoran Kamseng ini terletak di Jalan Mangga Besar 1. Harga mulai dari Rp 24.000

7. Bubur Ayam Mandiri Nusantara

Bubur Ayam Berdikari Nusantara ini teksturnya agak encer. Bubur beraroma kunyit dan daun salam disajikan dengan kuah kuning yang gurih. Pap sudah berada di dekat bekas bioskop Nusantara sejak tahun 1960an. Harga mulai dari Rp 10.000.

— Rappler.com


Pengeluaran SGP hari Ini