• February 22, 2024
Defisiensi K1 ‘sesuai’ dengan target

Defisiensi K1 ‘sesuai’ dengan target

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Hal ini disebabkan pendapatan dan belanja pemerintah berada di bawah target

MANILA, Filipina – Defisit anggaran pemerintah pada kuartal pertama berjalan sesuai program karena pendapatan dan belanjanya berada di bawah target.

Departemen Keuangan (DOF) mengumumkan bahwa mereka mencatat defisit sebesar P40,2 miliar pada bulan Maret, sehingga total Januari-Maret menjadi P84,1 miliar.

Defisit kuartal pertama ini 27% lebih tinggi dibandingkan tahun lalu sebesar P66,48 miliar, namun lebih rendah dari batas atas yang ditetapkan pemerintah sebesar P145,85 miliar.

Pendapatan yang dikumpulkan terutama oleh Biro Pendapatan Dalam Negeri (BIR) dan Biro Bea Cukai berjumlah P398,41 miliar, 7% lebih rendah dari pengumpulan yang diprogram sebesar P428,5 miliar.

Sebaliknya belanja mencapai P482,5 miliar, 16% di bawah target sebesar P574,34 miliar. Pemerintah gagal mencapai target belanjanya meskipun ada upaya rehabilitasi di daerah yang dilanda topan Yolanda.

Meski demikian, departemen keuangan mengatakan posisi fiskalnya kuat.

Dikatakan bahwa pendapatan negara tersebut “tumbuh pesat” sebagai hasil dari reformasi yang bertujuan menutup kebocoran dalam sistem perpajakan.

Pendapatan untuk kuartal pertama kurang dari target namun naik 9% dari P364,3 miliar tahun lalu. BIR mengumpulkan P264,7 miliar, naik 8% dibandingkan tahun lalu, sedangkan Bea Cukai menghasilkan P86,5 miliar, melonjak 26%.

“Peningkatan pengumpulan pendapatan, khususnya Biro Bea Cukai, hanyalah salah satu dari beberapa kemenangan yang kami raih baru-baru ini,” kata Sekretaris DOF ​​Cesar Purisima.

Pada bulan Maret saja, Bea Cukai mencapai pertumbuhan tahunan sebesar 34,4% dalam pengumpulan, tingkat pertumbuhan bulanan tertinggi yang pernah tercatat sejak Desember 2010. Ini juga merupakan bulan ketiga berturut-turut biro tersebut mengalami pertumbuhan lebih dari 20%.

“Angka pungutan Biro Bea Cukai merupakan bukti kuantitatif bahwa perubahan yang kami uraikan di Biro memang benar adanya,” tegas Purisima.

Tahun lalu, biro tersebut melaksanakan serangkaian reformasi seperti pengangkatan pejabat tingkat atas baru dan pengembalian karyawan ke unit induknya.

Purisima mencontohkan, sebelum reformasi, penghimpunan kas oleh biro tersebut hanya tumbuh sebesar 4,9%. “Saat program reformasi mulai stabil, perbaikan year-on-year naik menjadi 23,9%,” ujarnya.

Pemerintah mengalami defisit ketika pengeluarannya melebihi pendapatannya. Defisit ini dibiayai oleh pinjaman.

Pemerintahan Aquino telah berupaya memperkuat pengumpulan dana sehingga dapat mengurangi defisit tanpa mempengaruhi program pengeluarannya. Mengurangi defisit berarti menurunkan pengeluaran utang pemerintah dan menambah dana untuk layanan sosial. – Rappler.com

Togel SDY