• June 16, 2024
‘Gener’ dekat Taiwan, menyebabkan 12 orang tewas

‘Gener’ dekat Taiwan, menyebabkan 12 orang tewas

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

(DIPERBARUI) Topan yang Kini Terjadi di Sekitar Taiwan Timur, Kepulauan Ryukyu; sinyal badai masih muncul di 3 provinsi Luzon; topan membunuh 12 orang; Kelas masih ditangguhkan di beberapa daerah

MANILA, Filipina (DIPERBARUI) – Topan Gener (nama kode internasional Saola) masih bergerak menuju wilayah timur Taiwan dan Kepulauan Ryukyu Jepang setelah menghantam sebagian besar negara tersebut dan menyebabkan 12 orang tewas, namun sinyal peringatan badai masih menyala di 3 provinsi di Luzon.

Topan terakhir terjadi 285 kilometer timur laut Basco, Batanes (22,8°LU, 123,7°BT) pada hari Selasa, 1 Agustus, dengan kecepatan angin maksimum 120 km per jam di dekat pusat, dan hembusan angin hingga 150 km/jam, biro cuaca negara bagian Pagasa mengatakan dalam buletinnya pada pukul 11 ​​​​pagi.

Taiwan sekarang sedang bersiap menghadapi topan tersebutmengeluarkan peringatan bagi warganya untuk mencari perlindungan.

Sinyal peringatan badai umum #2 masih menyala di Batanes, dan gugusan pulau Calayan & Babuyan di Cagayan. Sementara itu, wilayah Cagayan dan Apayao lainnya berada di bawah sinyal peringatan badai #1.

Sinyal peringatan badai di tempat lain telah diturunkan, kata Pagasa.

Topan masih bergerak ke arah utara barat laut dengan kecepatan 7 km/jam, dan diperkirakan berada 400 km utara timur laut Basco, Batanes pada Kamis pagi, 2 Agustus.

Ia akan keluar dari Wilayah Tanggung Jawab Filipina (PAR) pada Jumat pagi.

Curah hujan yang dibawa oleh Gener masih deras hingga deras (10-35 milimeter per jam) dalam diameter sistem cuaca 700 km.

Muson Barat Daya akan terus diperkuat oleh Gener yang membawa hujan dan angin sedang hingga kencang di Luzon dan Visayas, khususnya bagian barat.

Penduduk di daerah dataran rendah atau pegunungan masih berisiko mengalami tanah longsor dan banjir bandang, kata biro tersebut. Masyarakat yang tinggal di dekat pantai di daerah yang terkena dampak topan diperingatkan akan adanya gelombang badai dan gelombang besar.

Kondisi laut akan terus bergejolak di daerah yang terkena dampak topan dan monsun, dan kapal laut kecil disarankan untuk tidak melaut.

Sementara itu, Area Tekanan Rendah terlihat 360 km barat laut Basco (21,0°LU, 118,1°BT).

Buletin cuaca buruk berikutnya akan dirilis Rabu pukul 5 sore, kata biro tersebut.

12 mati

Topan tersebut menewaskan 12 orang, menyebabkan 1 orang hilang, melukai 5 orang, dan menyelamatkan 129 lainnya, kata Dewan Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional dalam laporannya pada pukul 05.00 pada hari Selasa.

Sebanyak 303.941 jiwa atau 63.670 KK yang tersebar di 11 wilayah terdampak dan sebanyak 149.776 jiwa atau 31.135 KK menerima bantuan.

Sebanyak 1.514 orang terdampar di pelabuhan setelah 51 kapal berbeda dilarang berangkat karena cuaca buruk.

Kelas masih ditangguhkan di area berikut:

  • Obando, Bulacan (semua tingkatan)
  • Distrik Hagonoy Barat (prasekolah hingga sekolah dasar, kelas pagi)
  • Mercado, VC Raymundo dan Sta Elena (prasekolah hingga sekolah dasar)
  • SD A Deato, Wawang Pulo, SD Pio Valenzuela, SD Paroki San Diego & SD Our Lady Academy (PAUD hingga SD)

Kelas-kelas dari prasekolah hingga sekolah menengah atas (negeri, swasta) juga ditangguhkan oleh unit pemerintah daerah di bidang-bidang berikut:

  • kota Quezon
  • Kota Pasay
  • Kota Marikina
  • Kota Navotas
  • Kota Mandaluyong
  • Kota San Juan
  • SD Dampalit Malabon (Utama & 1)
  • Ayo pergi, Cavite
  • Ternate, Cavite
  • Rosario, Cavite
  • Tanza, Cavite
  • Naic, Cavite

Sementara itu, kelas di semua tingkatan di Benguet dan di Rodriguez, Rizal juga ditangguhkan.

Beberapa wilayah di Wilayah Ibu Kota Negara dan sejumlah kota di Wilayah I, II, III, dan XII masih terendam banjir.

Kerusakan pertanian akibat topan kini diperkirakan mencapai P2,13 juta di 3 wilayah di Luzon dan Visayas. – Rappler.com

Sdy siang ini