• April 23, 2024
Kelompok mencari TRO terhadap kenaikan tarif MRT dan LRT

Kelompok mencari TRO terhadap kenaikan tarif MRT dan LRT

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Pada Senin, 5 Januari, berbagai kelompok penentang kenaikan tarif akan menggelar aksi protes di berbagai stasiun MRT dan LRT sebelum menuju ke Mahkamah Agung.

MANILA, Filipina – Kelompok yang menentang kenaikan tarif Metro Rail Transit (MRT) dan Light Rail Transit (LRT) mengatakan mereka akan meminta Mahkamah Agung untuk menunda penerapannya.

Dalam sebuah laporan oleh PTV yang dikelola negarakelompok komuter Riles Laan sa Sambayanan (Jaringan RILES) mengatakan pada hari Sabtu 3 Januari bahwa kelompok tersebut akan mengajukan perintah penahanan sementara (TRO) terhadap kenaikan tarif pada hari Senin – sehari setelah penerapan kenaikan tarif pada hari Minggu.

Samm Malunes dari RILES Network mengatakan dalam wawancara radio bahwa pada Senin, 5 Januari, berbagai kelompok akan menggelar protes di berbagai stasiun MRT dan LRT mulai pukul 07.00 hingga 09.00 sebelum menuju ke Mahkamah Agung.

Selain RILES Network, kelompok lain yang akan bergabung dalam aksi protes ini adalah kelompok buruh Kongres Serikat Pekerja Filipina (TUCP), yang menyatakan bahwa kenaikan harga akan merugikan penerima upah minimum.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Sabtu, juru bicara TUCP Alan Tanjusay menjelaskan bahwa meskipun tingkat upah harian di Metro Manila berada pada P466, kenaikan tarif akan mengurangi tunjangan yang dibawa pulang menjadi hanya sekitar P322.

“Konsekuensi penyesuaian tarif akan membuat pekerja miskin menjadi miskin. Informasi yang sangat penting ini tidak (dipertimbangkan) dalam proses pengambilan keputusan pemerintah,” katanya.

Departemen Perhubungan dan Komunikasi (DOTC) menyetujui skema tarif seragam MRT dan LRT berbasis jarak pada bulan Desember, yang diharapkan mulai berlaku pada Minggu, 4 Januari.

Tarif KA maksimum yang baru adalah sebagai berikut:

  • LRT1 (Monumento ke Baclaran): P30 ($0,67) untuk tiket sekali jalan dan P29 untuk tiket dengan nilai tersimpan, naik dari P20 saat ini ($0,45)
  • LRT2 (Recto ke Santolan): P25 ($0,56) untuk tiket sekali jalan dan P24 ($0,54) untuk tiket nilai tersimpan, naik dari P15 saat ini ($0,33)
  • MRT3 (North Avenue ke Taft Avenue): P28 ($0,63) untuk tiket sekali jalan dan nilai tersimpan, naik dari P15 saat ini ($0,33)

Perwakilan Bayan Muna Neri Colmenares sebelumnya mengklaim ada agenda di balik penerapan kenaikan tarif pada Minggu.

“Sepertinya mereka benar-benar merencanakan kenaikan tarif mulai berlaku pada hari Minggu. Tidak ada pengadilan, tidak ada kongres. Setiap orang masih mabuk karena perayaan Tahun Baru. Hanya protes yang akan menyambut kenaikan tarif pada hari Minggu,” kata Colmenares.

Namun, perwakilan tersebut yakin bahwa protes masyarakat akan sangat membantu menunda kebijakan tersebut. – Rappler.com

Result SDY