• February 28, 2024
Polisi memeriksa setiap Bobotoh yang akan berangkat ke Jakarta

Polisi memeriksa setiap Bobotoh yang akan berangkat ke Jakarta

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Bobotoh harus rela merogoh kocek Rp 250 ribu untuk menyaksikan langsung Persib Bandung melawan Sriwijaya FC di Final Piala Presiden 2015 di Jakarta

JAKARTA, Indonesia – Bus yang mengangkut puluhan ribu suporter Persib Bandung meninggalkan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, menuju Stadion Gelora Bung Karno Jakarta sekitar pukul 10.00 WIB. Bobotoh -julukan suporter Persib- dikawal puluhan ranger atau pengawal polisi Polda Jabar.

Polisi juga melakukan pemeriksaan atau sterilisasi terhadap Bobotoh sebelum menaiki bus yang akan membawanya ke Jakarta.

“Pengecekan dilakukan terhadap Bobotoh sebelum mereka menaiki bus. Hasil pemeriksaan tidak ada orang yang membawa benda berbahaya, kata anggota Polrestabes Bandung di Gasibu Bandung, Minggu.

Pemeriksaan barang bawaan Bobotoh itu untuk memastikan tak ada kejadian tak diinginkan pada laga final Piala Presiden 2015 antara Persib kontra Sriwijaya FC.

Meski diperiksa, pasangan Bobotoh tampak bahagia dan ceria saat memasuki bus yang akan membawa mereka ke ibu kota. Bobotoh dan pihak kepolisian tampak saling berbaur dan mendukung dalam kegiatan tersebut.

“Nah, kenapa kita harus membawa barang-barang yang tidak perlu ke Jakarta? “Kami akan menonton sepak bola,” kata salah satu Bobotoh.

Selain berangkat menggunakan bus, Bobotoh juga berangkat ke Jakarta dengan diangkut menggunakan truk TNI dari Kodam III/Siliwangi. Kodam Siliwangi mengerahkan puluhan truk untuk mengangkut Bobotoh.

Selain di kawasan Gedung Sate, penyimpangan Bobotoh juga dilakukan di sejumlah titik di Kota Bandung seperti Gasibu, Tegalega, Batunggal, Polda Jabar, Cikutra, Sukajadi, Cibeureum, Majalaya, Soreang, Padalarang, dan Cimahi.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil turun tangan untuk memastikan pemberangkatan Bobotoh menuju Jakarta aman dan tertib tanpa insiden.

Bobotoh berangkat ke Jakarta untuk menonton final Piala Presiden, bukan untuk hal lain. Saya minta Bobotoh tidak terprovokasi, kata Ridwan.

Bersedia menabung untuk ponton Persib

Salah satu Bobotoh, Anissa Nurinsyani (23 tahun) mengatakan, ia dan suaminya sengaja berangkat ke Jakarta hari ini hanya untuk menyaksikan tim kesayangannya bertanding di final Piala Presiden 2015.

“Pada dasarnya apapun yang diperlukan untuk Persib, ya. Harga tiket keberangkatannya cukup bagus, untuk satu orang Rp 250 ribu. Namun bagi Persib ya tidak apa-apa Nyawa Persib adalah yang terpenting, kata Anissa.

“Doakan saja, mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa. Saya dan suami ke sana untuk menonton Persib, bukan untuk mencari keributan, ujarnya.

Warga Bandung lainnya, Dian Kurnia, harus berhemat untuk bisa menyaksikan laga Persib vs Sriwajaya FC di Jakarta.

“Ya, saya menabung untuk makan di tempat kerja, tapi tidak apa-apa asalkan saya bisa menonton Persib. Persib pada dasarnya harus menang, kata Dian.

Sedangkan Bobotoh yang tak berangkat ke Senayan, Pemkot Bandung, Pemprov Jabar, Polda Jabar, Kodam Siliwangi. dan sejumlah lembaga lain telah menyiapkan lokasi menonton kelompok.

Salah satunya di kawasan Taman Film Kota Bandung, Monumen Perjuangan Jabar, Stadin Persib, Tegalega, KONI Jabar serta di sejumlah perkantoran dan kampus di Kota Bandung. —Dengan laporan Antara/Rappler.com

BACA JUGA:

login sbobet