• February 25, 2024
Yayo Grassi dan Iwan Bagus, pasangan sesama jenis yang bertemu Paus Fransiskus

Yayo Grassi dan Iwan Bagus, pasangan sesama jenis yang bertemu Paus Fransiskus

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Grassi adalah mantan murid Paus sedangkan Iwan adalah seorang fotografer asal Indonesia. Keduanya saat ini tinggal di Amerika Serikat

JAKARTA, Indonesia — Paus Fransiskus dilaporkan bertemu pasangan sesama jenis Yayo Grassi dan Iwan Bagus pada 23 September 2015 di Washington DC, Amerika Serikat.

Pertemuan ini merupakan bagian dari agenda kunjungan Paus Fransiskus ke Negeri Paman Sam.

Siapa Grassi dan Iwan?

Grassi merupakan mantan murid Paus Fransiskus saat Paus masih menjadi guru di negara asal keduanya, Argentina.

Dari tahun 1964 hingga 1965 Paus Fransiskus menjadi guru sastra dan psikologi di sebuah Sekolah Menengah Katolik Inmaculada Concepcion terletak di Santa Fe. Salah satu muridnya saat itu adalah Grassi.

Grassi kemudian meninggalkan Argentina untuk tinggal di Amerika Serikat. Di Negeri Paman Sam, ia menjadi pengusaha di bidang kuliner.

Sekarang Grassi secara terbuka mengakui bahwa dia adalah salah satunya homo dan menjalin hubungan dengan Iwan Bagus, seorang fotografer asal Indonesia yang kini tinggal di Amerika Serikat.

Keduanya pertama kali bertemu di Roma, Italia, saat Grassi sedang berlibur.

Bagaimana Grassi bertemu Paus Fransiskus?

Dalam wawancara eksklusif dengan CNN, Grassi mengaku mengatur rencana pertemuan dengan Paus Fransiskus surel.

Tiga minggu sebelum keberangkatannya ke Amerika Serikat, Paus Fransiskus menegaskan kesediaannya untuk bertemu Grassi melalui telepon.

Menurut Grassi, ia mencoba mengajak rekannya bertemu Paus Fransiskus karena Iwan belakangan ini menghadapi situasi sulit dan membutuhkan dukungan moral.

Pasca pertemuan

“Dia adalah seorang pendeta yang harus menaati ajaran gereja. “Tapi dia juga orang yang bisa memahami situasi berbeda dan terbuka pada orang berbeda, termasuk mereka yang punya orientasi seksual berbeda,” kata Grassi setelah pertemuannya dengan Paus Fransiskus.

Sebelumnya, Paus Fransiskus mendapat kritik tajam usai menggelar pertemuan dengan Kim Davis, seorang pegawai negeri sipil di kota Ashland yang menolak mengeluarkan surat nikah bagi pasangan sesama jenis.Rappler.com

Baca juga:

casino Game