• February 28, 2024
Bagaimana kita mengatasi gizi buruk pada anak di PH?

Bagaimana kita mengatasi gizi buruk pada anak di PH?

Netizen merayakan Hari Kesehatan Sedunia pada Senin, 7 April, dengan membahas solusi mengatasi kelaparan anak di Filipina

MANILA, Filipina – Kelaparan dan kekurangan gizi terus menjadi salah satu masalah terbesar di negara ini, dan hal ini paling banyak berdampak pada anak-anak.

Menurut World Vision, malnutrisi merupakan penyebab utama dari setidaknya 35% kematian anak-anak di bawah usia 5 tahun.

Kurangnya nutrisi yang tepat pada 1.000 hari pertama kehidupan, atau sejak konsepsi hingga usia 2 tahun, menimbulkan dampak yang tidak dapat diubah pada anak.

Filipina menempati peringkat ke-28 di dunia dalam hal kelaparan, menurut Global Hunger Index (GHI). Negara ini juga termasuk dalam 38 negara yang bertanggung jawab atas 90% beban malnutrisi global.

Meskipun ada upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan berbagai kelompok non-pemerintah, Unicef ​​​​melaporkan pada tahun 2013 bahwa Filipina menunjukkan “kemajuan yang tidak memadai” dalam mengakhiri malnutrisi dan kelaparan.

Apakah program nutrisi berkelanjutan?

Program pemberian pakan dilakukan di berbagai komunitas di tanah air. Lainnya adalah dapur umum yang bisa dilihat di sekitar Metro. Program-program ini diperuntukkan bagi masyarakat miskin dan kelaparan.

Meskipun program ini berkontribusi dalam membuat hidup masyarakat lebih mudah, menurut beberapa warganet, program pemberian makanan tidak boleh menjadi satu-satunya pilihan bagi anak-anak yang kekurangan gizi di masyarakat.

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia pada Senin, 7 April, Rappler mengadakan diskusi online mengenai malnutrisi anak di Filipina.

Netizen mengatakan pendidikan bisa menjadi salah satu dari banyak cara untuk mencegah malnutrisi. Pendidikan berbasis masyarakat dapat melampaui program gizi yang tidak diselenggarakan setiap hari. Hal ini dapat mengarah pada keberlanjutan karena akan membantu memobilisasi masyarakat untuk mencapai kebutuhan mereka.

Peran penting pemerintah

Prioritas pemerintah Filipina dalam Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) adalah “mengentaskan kelaparan dan kemiskinan ekstrem.”

Target MDGs adalah “kurangi setengah rasionya” masyarakat yang kelaparan, khususnya anak-anak dibawah umur 5 tahun yang mempunyai berat badan kurang. Terkait erat dengan hal ini adalah tujuan nomor empat yaitu “menurunkan angka kematian anak”.

Netizen menegaskan pentingnya peran pemerintah, baik nasional maupun daerah, dalam mengakhiri malnutrisi pada anak. Tujuan dan sarana harus jelas, menurut salah satu pengguna.

Pelayanan sosial dasar dan kebijakan mengenai kesehatan dan gizi harus diprioritaskan. Tahun ini sektor pelayanan sosial mendapat penghargaan P698,8 miliar atau 34,8% dari seluruh APBN. Pemerintahan Aquino mengatakan pihaknya berupaya memperluas cakupan layanan kesehatan universal.

Memperbaiki fasilitas dan kebijakan kesehatan akan meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan dan berkontribusi pada pemberantasan malnutrisi.

Netizen mengatakan pemerintah juga bisa memanfaatkan berbagai sumber daya yang ada, seperti pertanian, untuk mengatasi kekurangan sumber pangan. Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), nutrisi yang sehat dimulai dengan pertanian yang lebih baik.

Dalam alokasi anggaran baru-baru ini, Departemen Pertanian (DA) meningkatkan pendanaan jalan pertanian ke pasar (FMR) dari P5,2 menjadi P12 miliar. FMR akan meningkatkan transaksi dan mobilitas barang dan manusia. DA menyebut FMR sebagai “katalis peningkatan perekonomian pedesaan”.

Beberapa netizen juga mencatat bahwa perikanan juga bisa dimaksimalkan. Mengingat Filipina adalah negara kepulauan, hal ini merupakan salah satu cara yang paling berkelanjutan.

Penyebaran informasi oleh LGU

LGU dapat bekerja sama dengan lembaga pemerintah seperti Departemen Kesehatan dalam melaksanakan kebijakan dan menyebarkan informasi mengenai kesehatan dan gizi.

Pejabat LGU menjembatani tingkat nasional dan masyarakat.

Namun netizen mengatakan warga harus tetap waspada dan terus menuntut layanan sosial.

Perjalanan Filipina masih panjang. Menjelang tahun 2015, tenggat waktu pencapaian MDGs semakin dekat, warganet berharap malnutrisi pada anak dapat diakhiri. – Rappler.com

Togel SDY