• June 16, 2024
Investasi asing langsung pada tahun 2011 meningkat ke tingkat tertinggi dalam 15 tahun terakhir

Investasi asing langsung pada tahun 2011 meningkat ke tingkat tertinggi dalam 15 tahun terakhir

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Investasi asing langsung mencapai angka tertinggi dalam 15 tahun, meningkat menjadi P256,1 miliar, menurut Badan Koordinasi Statistik Nasional (NSCB)

MANILA, Filipina – Terakhir kali investasi asing langsung (FDI) mencapai P241 miliar, Fidel Ramos menjadi presidennya, investasi melonjak tinggi dan negara ini diumumkan sebagai salah satu negara dengan ekonomi “Harimau” di Asia.

Tahun 2011 mungkin terasa seperti itu déjà vu dibandingkan tahunan FDI meningkat sebesar 30,6% menjadi P256,1 miliaryang bahkan melampaui rekor tertinggi tahun 1996, sementara indeks saham lokal mencapai puncak tertingginya dan melewati level 5.000 dalam perdagangan intraday.

Meningkatnya FDI dan uang panas sering diartikan sebagai tanda kepercayaan terhadap perekonomian. Namun FDI, lebih dari sekadar dana portofolio yang diinvestasikan di pasar keuangan, mempunyai dampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja dan penyediaan pasokan bagi rantai pasokan.

Pada hari Senin, 12 Maret, Badan Koordinasi Statistik Nasional (NSCB) mencatat bahwa FDI yang dijanjikan pada kuartal ke-4 diperkirakan akan menghasilkan 41,920 lapangan kerja, 61,7% lebih tinggi dari perkiraan 25,919 lapangan kerja pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Manufaktur, yang biasanya memimpin industri dalam hal komitmen FDI, melampaui semua sektor lainnya, memperoleh investasi sebesar 54% atau P89,5 miliar.

Namun, komitmen terhadap sektor teknologi informasi dan komunikasi turun sebesar 60,5% menjadi P9,5 miliar pada kuartal ke-4 tahun 2011 dibandingkan dengan P24,1 miliar yang tercatat pada kuartal yang sama tahun 2010.

Investor papan atas

Sepanjang tahun 2011, NSCB mengatakan bahwa sumber utama FDI adalah negara-negara berikut:

  1. Jepang, 30,2%
  2. AS, 27,5%
  3. Belanda, 11,1%

Bersama-sama, ketiga negara menjanjikan P176,1 miliar.

Pada kuartal ke-4 tahun 2011, Amerika melakukan investasi terbesar di Filipina, yaitu sebesar 32,2% dari komitmen FDI.

Apa artinya

FDI, yang dimaksudkan untuk membantu investor asing membentuk “saham permanen” dalam perekonomian, dapat disetujui oleh salah satu dari 6 lembaga berbeda:

  1. Otoritas Zona Ekonomi Filipina (PEZA)
  2. Dewan Investasi (BOI)
  3. Perusahaan Pengembangan Clark (CDC)
  4. Otoritas Metropolitan Teluk Subic (SBMA)
  5. Otoritas Area Freeport Bataan (AFAB)
  6. Dewan Investasi Daerah Otonomi Muslim Mindanao (BOI-ARMM))

Menurut laporan terbaru NSCB, 87,3% atau P144,7 miliar dari total FDI disalurkan melalui PEZA.

Sekitar 35.228 pekerjaan – jumlah pekerjaan terbanyak pada kuartal ini – diharapkan dihasilkan oleh proyek-proyek FDI yang disetujui PEZA ini. – Rappler.com

Pengeluaran SDY