• April 12, 2024
Polisi menanggapi ancaman ‘ISIS’ dengan serius

Polisi menanggapi ancaman ‘ISIS’ dengan serius

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Polisi telah menginstruksikan personelnya di seluruh negeri untuk waspada.

JAKARTA, Indonesia – Mabes Polri sepertinya tak menganggap video terbaru ISIS yang beredar belakangan ini sebagai rekayasa. Mabes Polri sebenarnya sudah menyatakan meningkatkan kewaspadaan seluruh personelnya di Tanah Air.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Kombes Pol Agus Rianto, kewaspadaan ditingkatkan karena polisi juga harus mempertahankan diri dari ancaman pihak luar. “Selain menjaga keamanan masyarakat, kita juga harus aman,” ujarnya, Jumat (26/12).

Beberapa hal telah dilakukan Polri untuk meningkatkan kewaspadaan internal kepolisian, antara lain dengan memberikan instruksi kepada anggotanya untuk lebih aktif dan waspada di lapangan.

Tak hanya terjaga, Mabes Polri juga mengaku cukup prihatin dengan video tersebut. Oleh karena itu, Polri akan menyelidiki siapa pembuat video ‘ISIS’ tersebut. Masyarakat juga harus melaporkan ke Polri jika menemukan hal-hal yang dapat mengganggu keamanan, tambah Agus.

Dalam video berdurasi 4 menit itu, terlihat seseorang yang mengenakan jaket ala militer, topi, dan sarung tangan hitam mengancam Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Polri, dan Front Pemuda Nahdatul Ulama. Pria tersebut diyakini adalah Abu Jandal al Yaman al Indonesia.

“Kami tunggu kedatanganmu. “Kami dengar Anda ingin membantu pasukan koalisi untuk menghilangkan kedaulatan khilafah ini,” ujarnya sengit.

Kemudian dia mulai mengarahkan jarinya ke kamera sambil mengancam akan melawan tentara dan polisi. “Karena sungguh, jika kamu tidak datang kepada kami, kami akan mendatangi kamu. Kami akan kembali ke Indonesia untuk menjunjung syariat Allah. “Dan tentunya kita tahu bahwa penegakan syariat Allah harus dimulai dengan memerangi kalian, dengan membantai kalian satu per satu,” imbuhnya.

Pria yang diduga anggota ISIS itu juga menyebut ‘Amerika’ dalam videonya. “Kami hanya memohon pertolongan kepada Allah dan Dialah Zat yang Maha Kuasa. Sambil meminta pertolongan kepada selain Allah. Anda sangat bangga memiliki Amerika di sisi Anda. “Kami akan buktikan siapa yang dimenangkan Allah, Anda tentara setan atau kami tentara Allah SWT,” ujarnya.

Video tersebut diunggah ke YouTube pada Selasa (23/12) dan sudah ditonton lebih dari 30.000 kali. Baca berita sebelumnya mengenai video ini di sini. –Rappler.com

Result SGP