• April 19, 2024
39 dipastikan tewas, 69 masih hilang akibat tanah longsor di Indonesia – resmi

39 dipastikan tewas, 69 masih hilang akibat tanah longsor di Indonesia – resmi

(UPDATE ke-3) 39 orang dipastikan tewas saat ratusan tim penyelamat mencari puluhan orang yang masih hilang

JAKARTA, Indonesia (UPDATE ke-3) – Tim penyelamat akan terus melanjutkan Senin, 15 Desember, melanjutkan pencarian 69 orang yang masih hilang setelah tanah longsor di Indonesia, setelah menemukan dan mengidentifikasi 39 jenazah selama akhir pekan, kata Wakil Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Harmensyah kepada kantor berita Antara, Minggu malam.

Hujan deras menyebabkan tanah longsor di Desa Jemblung, Jawa Tengah, Jumat malam, mengubur lebih dari seratus rumah.

Selama akhir pekan, ratusan tim penyelamat menggali lumpur dengan sekop dan tangan kosong untuk mencari korban yang selamat.

“Saya sangat khawatir,” Sutinem menangis tersedu-sedu, yang 12 anggota keluarganya termasuk anak-anaknya terkubur dalam tanah longsor, kepada Agence France-Presse.

Wanita berusia 45 tahun itu mengatakan sejauh ini baru jenazah ibunya yang ditemukan. Dia tidak berada di kota saat tanah longsor terjadi karena dia sedang bekerja di Jawa Barat.

“Saya terkejut melihat desa saya rata dengan tanah… Saya berdoa agar pemerintah segera menemukan mereka,” katanya.

“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mencari (mencari) mereka yang masih terkubur. Ini tantangan besar karena kami masih menggunakan peralatan tangan dan daerah yang terkena dampak sangat berlumpur,” kata pejabat militer Edi Rahmatullah kepada wartawan, Minggu.

Peluang untuk menemukan korban selamat sangat kecil

Agus Haryono, kepala badan SAR provinsi, mengatakan upaya penyelamatan berjalan lambat karena kondisi tanah masih tidak stabil.

“Daerah yang terkena dampak adalah lembah besar yang dikelilingi perbukitan. Tanahnya gembur dan berlumpur sehingga kami harus sangat berhati-hati saat menggali untuk mencegah tanah longsor lagi,” katanya, seraya menambahkan bahwa anjing pelacak dikerahkan untuk menemukan mayat-mayat tersebut.

“Kemungkinan menemukan seseorang hidup pada tahap ini sangat kecil, tapi siapa yang tahu? Kami hanya berharap dan berdoa agar kami dapat menemukan korban selamat,” katanya kepada Agence France-Presse.

Pihak berwenang menggunakan alat berat untuk membersihkan tumpukan pohon dan puing setinggi tiga meter di jalan utama menuju lokasi bencana.

“Hari ini (Minggu) pencarian korban selamat akan dilakukan dengan alat ekskavasi berat. Longsor telah menutup akses jalan sejak kemarin,” kata juru bicara BNPB Sutopo Purwo Nugroho dikatakan.

“Sebagian jalan sudah dibersihkan,” tambahnya.

Sekitar 1.250 penyelamat, termasuk polisi, tentara dan sukarelawan, terlibat dalam pencarian tersebut.

Para penyintas membutuhkan makanan dan obat-obatan

SURVIVOR.  Penduduk desa menangisi orang-orang yang mereka cintai ketika operasi penyelamatan berlanjut di daerah tersebut setelah tanah longsor pada 12 Desember.  Foto oleh Dida Nuswantara/AFP

Lima belas orang terluka, termasuk 11 orang luka parah, dan 577 orang dievakuasi ke tempat penampungan sementara, kata Nugroho.

“Banyak (penyintas) yang terluka karena tertimpa puing-puing dan dirawat di rumah sakit,” katanya seraya menambahkan bahwa para penyintas membutuhkan makanan, selimut, dan obat-obatan.

Presiden Joko Widodo, yang tiba di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada hari Minggu, menekankan perlunya mempercepat upaya penyelamatan.

“Tadi saya mengunjungi lokasi longsor di Banjarnegara untuk mengecek situasi di sana. Meski dukungan logistik sudah diberikan, namun proses evakuasi harus diperkuat dan dipercepat,” tulisnya di laman Facebook-nya.

Cocok untuk tanah longsor

“Saya mengimbau masyarakat Indonesia untuk waspada karena ada ratusan tempat di sekitar kita yang rawan longsor,” imbuhnya.

Tanah longsor yang disebabkan oleh hujan lebat dan banjir sering terjadi di Indonesia tropis pada musim hujan.

Badan Bencana Nasional memperkirakan sekitar setengah dari 250 juta penduduk negara itu tinggal di daerah rawan tanah longsor.

Kepulauan Indonesia yang luas merupakan salah satu negara yang paling rentan terhadap bencana alam, dan juga sering dilanda gempa bumi dan letusan gunung berapi. – dengan laporan dari Agence France-Presse/Rappler.com


sbobetsbobet88judi bola