• June 22, 2024
Petron memperluas kehadirannya di Malaysia dengan pengambilalihan Esso

Petron memperluas kehadirannya di Malaysia dengan pengambilalihan Esso

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Cabang internasional Petron Corporation telah menyelesaikan pengambilalihan Esso Malaysia Bhd, memperkuat posisinya di Malaysia

MANILA, Filipina (DIPERBARUI) – Petron Corp. Cabang internasional perusahaan ini menyelesaikan pengambilalihan Esso Malaysia Bhd (EMB) pada tanggal 2 April, memperkuat kehadiran perusahaan tersebut di Malaysia.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Filipina, perusahaan penyulingan dan pengecer minyak terbesar di Filipina mengatakan bahwa unitnya Petron Oil & Gas International Sdn Bhd mengakuisisi 65% EMB senilai $195 juta, sekitar P8,4 miliar.

Petron memicu penawaran tender wajib dengan mengakuisisi 65% saham berhak suara di lembaga penyelenggara pemilu atau 175.500.000 saham lembaga penyelenggara pemilu tahun lalu.

“Penawaran tender ini menandai masuknya Petron ke pasar Malaysia yang sangat menarik dan dinamis dan merupakan peluang strategis bagi perusahaan untuk meningkatkan kehadirannya di Asia,” kata perusahaan itu dalam keterbukaan informasi pada tanggal 19 Maret.

Presiden Petron Eric Recto mengatakan LPP saat ini memiliki lebih dari 500 stasiun di Malaysia, nomor dua setelah pemain minyak terbesar Malaysia, Petronas.

“Kami adalah pemain kecil di Malaysia, namun kami bertujuan untuk menjadi pemain sekunder yang kuat di pasar tersebut. Kami pikir kami akan terus tumbuh dari sudut pandang konsumsi,” katanya.

Recto, yang juga merupakan anggota dewan direksi San Miguel Corp, induk perusahaan Petron, menambahkan San Miguel yakin bisnis minyak di Malaysia memiliki potensi.

Recto mengatakan ketersediaan dana untuk penawaran tersebut tidak menjadi masalah karena mereka telah menerima sejumlah penawaran dari lembaga keuangan di Malaysia dan internasional.

“Bank-bank Malaysia akan lebih mahir dalam menyediakan pembiayaan untuk acara-acara di Malaysia. Bank-bank Filipina tidak akan begitu kompetitif dalam memberikan pembiayaan ringgit,” jelasnya

Dia mengatakan Petron saat ini sedang mempertimbangkan sejumlah struktur pembiayaan.

Selain EMB, Petron mengambil alih 100% ExxonMobil Malaysia Sdn Bhd, dan 100% ExxonMobil Borneo Sdn Bhd, dengan total ketiganya senilai $577,3 juta atau sekitar P24,84 miliar.

Recto menjelaskan, pihaknya berharap dapat tercipta sinergi pasokan antara Petron dan LPP. Kilang Petron di Bataan berkapasitas 180.000 barel per hari memiliki kapasitas hampir 2x lipat dari kapasitas kilang EMB Malaysia yang berkapasitas 88.000 barel per hari.

Tetapi Cermin bisnis mengklarifikasi pada bulan Maret bahwa meskipun Petron mempunyai kapasitas untuk mengolah lebih banyak barel minyak per hari, Petron tidak akan melayani pasar Malaysia sebanyak anak perusahaannya akan terus melayani negaranya masing-masing. – Rappler.com

Nomor Sdy